OPEN CALLS

Bikin karya, dibayar, dan melawat ke Vietnam, Singapura, Bangladesh, dan Depok

Awak ACI sudah menghabiskan masa weekend dengan melacak Open Calls terbaik dari semua pelosok kesenian seantero Asia

Pexels

Pexels

Article Image Title
Editor: Marten S.
04.09.2023

Barangkali ini pertama kali kamu mampir di situs ART CALLS INDONESIA, kamu sedang berada pada satu-satunya laman di Indonesia yang menyantap peluang seni atau Open Calls dari skena domestik dan berbagai kesempatan emas dari mancanegara. ART CALLS INDONESIA tidak hanya berjasa pada insan-insan seni yang sudah naik daun – fokus kami dari awal didedikasikan pada kawan-kawan Newcomer, Outsider dan Underdog yang sebelumnya tak kebagian info kalangan orang dalam.

ACI adalah tempat perjumpaan gagasan, muara bagi semua pelaku seni yang tak dihibahkan papi sendiri, vestibula ramah tamah untuk berjejaring dengan teman se-vibe, dan gatekeeper atau penjaga gerbang menuju kancah seni yang lebih inklusif. Semboyan kami adalah KOHESI DI SENI, dan kamu adalah bagian dari gerakan ini! 

ACI tidak punya dan tidak didukung oleh lembaga atau perusahaan mana pun, juga tidak oleh darmawan siapa pun. ACI adalah karya anak muda, dan se-patetis-patetis nya karya untuk Indonesia. 

Vietnam: Ajukan konsep gagasan untuk acara Mekong Cultural Hub 

Peluang seni ini dijamin menarik bagi teman-teman yang terlibat dalam gerakan-gerakan grassroots, dan jago bikin event bermakna. Mekong Cultural Hub memanggil insan-insan kreatif se-Asia untuk mengajukan konsep acara untuk berjejaring antara satu sama lain. Tim Mekong Cultural Hub menyebut nya ‘Local Gathering’ – dalam pemahaman kami, semacam acara kecil-kecilan untuk berkumpul dan berbaur diri dengan orang lain. Sebagai acara puncak, Mekong Cultural Hub hendak mengadakan pertemuan spesial di Hanoi, Vietnam, antara semua host ‘Local Gathering’.

Produser dan penggerak grassroots diundang untuk mengajukan konsep yang melibatkan komunitas kreatif setempat. Panitia akan menyeleksi 10 hingga 12 hosts. Acara yang dibawa bisa bersifat diskusi terbuka, lokakarya, seminar dan semua format yang melibatkan peserta acara. Tema acara mesti menyinggung dan meliputi tema utama Mekong Cultura Hub, yaitu ‘Perspectives from the Grassroots’. 

Lini masa: Acara ‘Local Gatherings’ berjalan jelang pertemuan puncak, yakni antara November 2023 hingga Februari 2024. Acara pertemuan antar-negara tersebut akan diadakan di Hanoi pada Maret 2024. Masing-masing ‘Local Gathering’ dapat mendelegasikan satu orang sebagai perwakilan yang akan terbang ke Hanoi.

Dana yang ditawarkan: Penyelenggara mendukung gagasan terpilih dengan hibah sebesar USD 500 hingga 1,500, serta menanggung atas semua biaya wakil ‘Local Gathering’ yang menghadiri acara di Hanoi. 

Tenggat: 10 September 2023 | Tautan

1

Bangladesh: Seniman muda diprioritaskan 

Peluang seni ini datang dari Bangladesh dan merupakan program pengembangan karya, karier dan diri bagi praktisi seni muda dari mancanegara. Peserta terpilih akan dipertemukan dengan pelaku seni dari berbagai negara dalam rangka ‘CRACK International Art Camp 2023’. Acara akan berlangsung pada akhir Desember di Kushtia, Bangladesh. 

Seniman dari semua bidang kesenian dapat ikut serta – dari genre-genre dominan seperti seni rupa hingga genre lebih ‘periferi’ seperti sastra, film dan juga jurnalisme.

Tenggat: 15 September 2023 | Tautan

Singapura berkelap-kelip: Dicari instalasi ‘light art’

Maksudnya bukan seni bermakna ‘ringan’, tapi seni lampu-lampuan. Singapura punya perhelatan berjudul ‘i Light Singapore’ yang mengangkat berbagai cara untuk hidup dalam lingkungan berkelanjutan, baik dalam aspek ekonomi maupun budaya. Pada tahun depan, acara ini akan diadakan untuk kesepuluh kalinya, dan membuka kesempatan spesial: Panitia festival memanggil semua seniman yang punya karya instalasi ‘light art’ yang meliputi warna hijau – sebagai imajinasi terhadap alam dan kehidupan ramah lingkungan.

Pelamar dapat mengajukan proposal anggaran yang dibutuhkan untuk instalasi, dengan anggaran maksimal sebesar SGD 18,000. Festival juga menyediakan akomodasi, dan membiayai tiket pesawat. 

Tenggat: 17 September | Tautan

2

Ke Universitas Indonesia bukan buat ngampus: Ada konferensi internasional di UI meminta kamu menjadi narasumber 

Organisasi ‘Association of Southeast Asian Studies (ASEAS)’ – coba tebak – biasanya membahas tema apa? Benar, apapun seputar Asia Tenggara. Organisasi pan-Asia Tenggara ini akan mengadakan konferensi internasional di fakultas ilmu sosial dan politik di Universitas Indonesia pada November 2023.

Kamu dapat mengajukan proposal mengenai tema pilihanmu, asal berkaitan dengan Asia Tenggara. Penyelenggara juga terbuka untuk pengajuan berupa lokakarya, film dan karya lainnya, agar konferensi tersebut dapat menjadi lebih beragam dalam penyampaian.

Penyelenggara juga ingin membuka forum untuk pertukaran pengetahuan dan juga memanggil para aktivis, guru, praktisi seni, ketua komunitas dan akademisi untuk turut ikut serta dalam dialog interkultural ini.

Tenggat: 15 September 2023 | Tautan

(Marten Schmidt, 04.09.2023, Art Calls Indonesia)